KLIK SINI

Followers

Sunday, 13 March 2011

History of Marshmallow

Marshmallow adalah makanan ringan bertekstur seperti sabun yang lembut dalam berbagai bentuk, aroma dan warna. Marshmallow bila dimakan dan larut di dalam mulut karena merupakan hasil dari campuran gula atau sirup jagung, putih telur, gelatin, gom arab, dan bahan perasa yang diadun hingga mengembang.Resep tradisional marshmallow tidak menggunakan gelatin, melainkan sari akar tanaman semak marshmallow (Althea officinalis), sehingga penganan ini disebut marshmallow. Setelah Alex Doumak mempatenkan proses ekstrusi di tahun 1948, marshmallow mulai dibuat menggunakan mesin. Hasilnya berupa marshmallow berbentuk silinder yang dipotong-potong dan diguling-gulingkan dalam campuran tepung jagung dan gula halus.Marshmallow disukai anak-anak maupun orang dewasa, bisa dimakan begitu saja, dimasukkan ke dalam minuman (cokelat susu, caf√© mocha), dibuat kue dan gula-gula (biskut Mallomars, Peeps), atau sebagai penghias hidangan penutup. Marshmallow merupakan makanan ringan yang sering dimakan setelah dipanggang di atas api unggun. Bila dipanggang di atas api, bagian luar marshmallow tetap tidak berubah sedangkan bahagian dalam sedikit mencair. Lama pemanggangan bergantung pada selera, mulai dari sedikit berubah warna hingga marshmallow menyala dan sedikit gosong.
Marshmallow Modern
Marshmallow Jet-puffed, dibuat oleh Kraft, diperkenalkan pada awal 1950-an. Mereka menggunakan teknik baru, di mana semua bahan telah dicampur bersama selama proses pemanasan. Marshmallow kemudian didinginkan sebelum diteksturkna. Bahan yang digunakan relatif murah, memungkinkan Kraft untuk membuat marshmallow murah dalam jumlah yang besar. Itu sama saja, karena merek Jet-puffed telah menjadi marshmallow terlaris di AS selama lebih dari 40 tahun. Namun, marshmallow memiliki kelemahan yaitu tidak memiliki karakter apapun atau rasa nyata. Mereka manis dan agak lembek, hanya itu saja. Sebaliknya, boutique marshmallow kebanyakan lebih lembut dan halus. Bahkan contoh sederhana vanila marshmallow ini benar-benar memberi rasa pada marshmallow tersebut. Berikut ini dijelaskan berbagai jenis marshmallow baik dari cara pembuatan dan komposisi penyusun bahannya.
Chocolate Chip marshmallow
Produk terkenal jenis chocolate chip marshmallow  berasal  dari My Garden flour bakery mungkin terlihat berat, tetapi tekstur yang dihasilkan dari marshmallow tersebut lebih halus, dan tidak memiliki kemiripan dengan Jet-puffed.
Carmel & Marshmallow
Caramel dan marshmallow adalah kombinasi yang terbaik. Dalam beberapa kasus, marshmallow akan memperoleh karamel pada lapisan bawah sebelum seluruh bagian tertutup coklat (ini kadang-kadang disebut caramallows). Tapi contoh yang paling terkenal adalah Modjeska. Berasal dari nama seorang aktris Eropa terkenal Madame HelenModjeska.
Marshmallow dengan PERISA
Marshmallow flavor lain selain coklat adalah kelapa, kopi, mocha, peppermint dan strawberi. Tapi sifat kreatif penghasilan marshmallow tidak berhenti di situ. Rasa yang lain adalah Jack Daniels atau Black Jelly Bean yang ditawarkan oleh Candy Laura atau Dolcezza Dll ‘s Sambuca atau Black Forest (keduanya dibuat dengan minuman, tetapi pada proses pemanasan alkohol menguap).
Sejarah dan Perkembangan Marshmallow
Nama marshmallow berasal dari tanaman marsh mallow(Althea officinalis). Akar tanaman marsh mallow menghasilkan lengket, putih, hampir seperti jelly. Marshmallow adalah permen yang berasal dari  Mesir, sekitar tahun 2000 SM. Orang-orang Mesir kuno yang diyakini telah menemukan herbal yang tumbuh liar di rawa dimana ada zat manis yang bisa diekstrak dan dibuat menjadi gula gula yang sangat khusus disediakan hanya untuk firaun. Orang-orang Mesir menggunakan permen berbasis madu dan melapisi dengan getah tanaman marsh mallow (Althea officinalis). Orang-orang Yunani, (dan, kemudian, Arab dan India) menggunakan marshmallow untuk tujuan pengobatan misalnya sebagai bahan untuk obat batuk. Menurut Tim Richardson dalam Sweets: A History of Candy, di era abad pertengahan, potongan-potongan akar marsh mallow digunakan  sebagai pemanis dan juga diresepkan untuk masalah kencing manis.
perubahan marshmallow tradisional ke marshmallow modern dimulai oleh Perancis sekitar tahun 1850. Campuran putih telur, air, dan gula atau sirupn jagung, dengan getah akar marsh mallow sebagai bahan pengikat lalu dipanaskan . Marshmallow yang dibentuk dalam cetakan Marshmallowsdusteddengan pati jagung. Dengan peralatan dan metode yang sudah modern, pada tahun 1900 marshmallow pertama kali dijual sebagai permen. Secara bertahap, gelatin diganti akar marsh mallow sebagai pengikat, tapi permen tetap sebagai nama lama. Dan penggunaan putih telur dalam marshmallow  digunakan setelah banyak terjual ke pasaran. Seakarang ini marshmallow terbuat dari gula, sirup jagung, gelatin, tepung maizena, gula confectioners dan flavorings (termasuk garam). Madu, air dan gula invert juga dapat digunakan. Bahkan ada marshmallow bebas gula dibuat dengan Maltitol.
Kepopularan marshmallow meningkat dan pembuat gula2 di Eropa memerlukan proses yang lebih cepat dari tangan karena marshmallow yang sudah mulai disukai oleh masyarakat pada saat itu. Pembuatan marshmallow juga dikembangkan dengan  memanaskan campuran akar marsh mallow, gula, putih telur dan air dan menuangkan ke dalam cetakan yang terbuat dari tepung jagung. Dalam dunia kesehatan,  juga mengekstraksi getah dari akar tanaman, dimasak dengan putih telur, gula, dan dikocok ke dalam meringue yang mengeras menjadi permen obat untuk meredakan sakit tenggorokan, menekan batuk, dan menyembuhkan luka enhancer. Pada tahun 1948, Alex Doumakes(putra pendiri Doumak, Inc, pembuat Campfire marshmallow) mematenkan proses “ekstrusi” yang jauh merevolusi produksi marshmallow – membuatnya menjadi cepat dan efisien. Proses ini melibatkan pengambilan bahan marshmallow dan menjalankannya melalui tabung. Setelah itu bahan dipotong-potong dengan ukuran yang sama, didinginkan, dan dikemas. Berkat penemuan Alex tersebut menyebabkan marshmallow menjadi manis.
Jenis-Jenis Gula2 Berdasarkan Suhu Pemanasan
Pada proses pembuatan permen suhu pemanasan sangat berpengaruh terhadap gula2 yang terbentuk. Akurasi dari termometer sebagai pengukur suhu juga penting untuk diperhatikan. Berikut adalah jenis permen berdasarkan suhu yang digunakan
a. Thread
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 110-111°C, dengan konsentrasi gula sebesar 80%. Pada suhu relatif rendah, masih ada banyak air yang tersisa di sirup. Bila Anda drop sedikit sirup ini ke dalam air dingin untuk mendinginkan, maka akan terbentuk thread dalam bentuk cair, pada tahapan ini tidak terbentuk permen tapi hasil olahan ini bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan es krim.
b. soft ball
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 112-115°C, dengan konsentrasi gula sebesar 85%. Pada suhu ini, sirup gula akan mengendap dalam air dingin akan membentuk bola-bola lembut dan fleksibel. Jika ditekan bola-bola tersebut dengan menggunakan tangan maka akan rata seperti panekuk setelah beberapa saat ditangan. Contohnya adalah, Fudge, praline, dan fondant.
c. Firmball
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 118-120°C, dengan konsentrasi gula sebesar 87%. Teteskan sedikit sirup gula dalam air dingin dan akan terbentuk bola besar yang tidak merata saat diambil keluar dari air, tapi tetap mudah dibentuk dan akan merata bila diremas. contohnya adalah caramel yang dibentuk bola.
d. hard ball
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 121-130°C, dengan konsentrasi gula sebesar 92%. Pada tahap ini, sirup akan terbentuk lapisan tebal, seperti benang saat menetes dari sendok. Konsentrasi gula cukup tinggi, sehingga kadar air didalam sirup gula relatif rendah. Jika sirup ini dijatuh ke dalam air dingin, akan membentuk bola keras. Contohnya adalah, Nougat, Marshmallow, Gummies.
e. soft crack
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 132-143°C, dengan konsentrasi gula sebesar 95%. Sirup gula mencapai tahap retak lembut, dimana gelembung di atas akan menjadi lebih kecil, lebih tebal, dan lebih dekat satu sama lainnya. Pada tahap ini, kadar air rendah. Bila diteteskan sedikit sirup ini ke dalam air dingin, maka akan memperkuat benang-benang. ketika dikeluarkan dari air maka akan menjadi fleksibel dan tidak rapuh. Benang-benang akan menekuk sedikit sebelum pecah. Contohnya adalah Toffee, nut brittles, and lollipops.
f. hard crack
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 146-154°C, dengan konsentrasi gula sebesar 99%. Sirup gula yang terbentuk sampai tahap retak keras, suhu yang digunakan adalah suhu tertinggi. Pada suhu ini, hampir tidak ada air yang tersisa di sirup. Teteskan sedikit sirup cair dalam air dingin dan akan membentuk benang-benang keras, dan sangat rapuh. Untuk menghindari luka bakar, biarkan sirup menjadi dingin dalam air dingin selama beberapa saat sebelum menyentuhnya.Contohnya adalah, Toffee, brittles kacang, dan lollipop.
g. clear liquid
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 160°C, dengan konsentrasi gula sebesar 100%. Merupakan salah satu bentuk caramel. Pada temperatur ini semua air habis yang terisa adalah gula cair berwarna bening kekuningan.
h. brown liquid
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 170°C, dengan konsentrasi gula sebesar 100%. Pada proses ini gula cair berwarna coklat karena gula mengalami karamelisasi. Kemudian  gula tersebut mulai memecah dan membentuk senyawa kompleks yang berperan terhadap pembentukan aroma yang lebih kaya. Karamel gula digunakan untuk hiasan pada dessert dan juga dapat digunakan untuk memberikan lapisan permen kacang.
i. burnt sugar
Suhu yang digunakan untuk membuat permen ini adalah 177°C, dengan konsentrasi gula sebesar 100%. Pada suhu ini gula menjadi gosong dan menimbulkan rasa pahit.

No comments:

KLIK SINI

Miss iPod